Holiday

Libur identik dengan bepergian. Memangnya libur harus pergi maen? Belum tentu. Libur hari ini cukup dimanfaatkan untuk menikmati pulau busa plus bantal malas. Berada di kamar seharian benar-benar lebih dari cukup. Setelah seminggu full ribet ini itu, berburu ini itu, akhirnya berkas selesai juga.

Ternyata beginilah kuliah, masuknya susah, keluarnya apalagi. Pendadaran cukup melelahkan, setelah pendadaran tak juga berkurang. Masih harus revisi per dosen, minta persetujuan penjilidan, buat naskah publikasi, buat PDF trus berburu dosen untuk penyerahan skripsi. Belum lagi menyerahkan ke sekretariat ma perpus yang kebanyakan syarat. Syarat tidak tertulis tau-tau ditolak begitu saja hanya gara-gara tempat CD nggak warna pitih (padahal tidak ada ketentuan tetang hal ini). Jadi perlu balik lagi hari berikutnya. Setelah perburuan dosen dan tempat CD, ternyata masih da 1 perburuan lagi, jilidan. Ntah kenapa mendadak hampir semua tempat fotokopi penuh kerjaan, jadi perlu 3 hari untuk jilid, paling cepat 2 hari. Padahal pendaftaran yudisium paling lambat Kamis (07 Agst) karena rapatnya Jumat, pendaftaran maksimal 1 hari sebelumnya. Selesai jilidan baru Jumat siang. Berkat sedikit maksa ma tukang jilid, akhirnya jilidan bisa keluar Jumat pagi.

Jumat pagi dimulai perburuan kembali. Ambil jilidan trus berburu dosen untuk menyerahkan jilidan. Semua tanda tangan lengkap, daftar yudisium deh, sapa tau masih sempat. Ternyata…

“Bebas prodinya mana?”

“Nah kan dah da di dalam map semua, Mas.”

“Ini kurang surat bebas prodi.”

“Perasaan dah di dalam situ.”

”Coba periksa lagi.”

Rhe pun mengambil kembali map dari tangan mas Narto dan… Memang benar, surat bebas prodi tidak ditemukan. OMG, kemanakah lembaran itu? Sambil kasak kusuk nggak jelas, panik mencari surat BP.

”Mas, ni diterima dulu saja bagaimana? Nanti surat BP-nya nyusul.”

”Memang kenapa maksa banget.”

”Kan buat daftar yudisium bulan ini.”

”Rapat yudisiumnya minggu depan.” Cengar cengir mas Narto menyebalkan memberitakan kabar gembira. ”Rapat yudisium tu Jumat minggu kedua, bukan Jumat kedua. Minggu kedua bulan ini kan minggu depan. Jadi rapatnya juga minggu depan, tanggal 15.”

Puji Tuhan. Masih sempat terkejar yudisium bulan ini. Tapi ngomong-ngomong, surat BP nongol tiba-tiba di antara tumpukan berkas. Tu kan kalo nggak dicari aja menampakkan diri, kalo terburu-buru mendadak nggak akur ma kita dan bersembunyi. Berhubung berkas sudah lengkap (walo belum mepet) Rhe masukin sekalian hari itu. Senangnya selesai juga, tinggal nunggu pengumuman. Minggu yang sibuk, sibuk berburu.

Sekarang saatnya balas dendam. Malas keluar, menikmati kamar senikmat-nikmatnya. Habiskan waktu untuk… TIDUR.

10 Agst 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: